Futures Trading: Investasi Atau Judi?

 Essay upon Futures Trading: Investasi  Judi?

Ilustrasi kisah nyata, twenty eight Febuari 2008. Seorang investor awam bernama Kent (nama samaran, demikian juga merek tokoh lainnya) mendapat hp dari seorang marketing PT. XXX Berjangka yaitu Side of the road, atas rekomendasi temannya Wayne. Dalam percakapan tersebut, Street menjelaskan berharap bertemu untuk mensosialisasikan alternatif bisnis perdagangan jenis anyar. Sesuai dengan kesepakatan, pertemuan dilakukan dalam kantor Kent, dan Street datang bersama atasannya Luthor. Dalam penjelasannya, Luthor memperkenalkan bisnis perdagangan bursa berjangka yang disebutkan mempunyai daya keuntungan yang cukup bagus. Ketika ditanya tentang risikonya, Luthor menjawab yakni perusahaannya punya strategi yang cukup bagus, antara lain seperti averaging, switching, carry, cut loss, dan thirty percent - 70 percent opportunities. Berdasarkan strategi ini dan pengalaman 7 tahunnya sebagai pialang, Luthor meyakinkan bahwa marketing ini patut aman. Kent kemudian menjadi semakin tertarik, setelah diceritakan bahwa investasi temannya Wayne selalu meraih profit kemudian presentasi luar biasa yang menjanjikan semua situasi yang serba positif. Di pertemuan berikutnya, Lane dan Luthor segera menyodorkan contract yang harus ditanda-tangani seraya melakukan penjelasan sekedarnya tentang isi perjanjian tersebut. Serta-merta, Kent segera percaya aja dan memparaf berkas-berkas itu, kemudian esok harinya ia dijemput bagi mentransfer dollar sejumlah US$ 10, 500 ke rek bank PT. XXX Berjangka, dan telah akhirnya menjadi nasabah sebagaiselaku, ala, menurut, resmi, walaupun sambil memperingatkan agar mereka berhati-hati dalam dalam mengelola uang simpanan yang langkah pertamanya akan dimanfaatkan untuk membeli rumah ini.

Sebulan telah berlalu, a couple of April 08, Kent meraih telepon dri Lane yang mengatakan yakni mereka harus bertemu hari itu juga. Lantas, Street dan Luthor menjelaskan yakni account-nya telah tidak meraih ditransaksikan juga. Bila berharap tetap dilanjutkan dan balik modal, Kent harus memperbanyak top-up sebesar US$10, 1000 lagi. Oleh karena keinginannya untuk mengembalikan modal awal dan janji manis jamaah marketing, hasilnya Kent sepakat untuk menambah uangnya, juga tidak bosan mewanti-wanti agar berhati-hati akan uang tabungan terakhirnya itu. Untuk kedua kalinya, mereka berkata hendak dan berkata meyakinkan yakni bisnisnya tetao lebih bagus lagi.

Bagaikan sudah jatuh tertimpa tangga, pada harapan kedua ini, Kent sekalipun tidak pernah mengecap revenue dari bisnis ini. Posisi account-nya sering berada pada posisi floating (transaksi terbuka), dan makin lama floating-nya semakin tidak kecil, sampai akhirnya ia bertanya-tanya sebenarnya planning apa yang sedang dijalankan perusahaan serta mengapa awd transaksi yang terbuka tidak segera diselesaikan. Di samping itu, dalam kondisi account-nya yang kian kritis, kontak dengan pialang tidak terjalin dengan benar, karena mereka sering keluar kantor. Lama kelamaan, Kent menjadi semakin kecewa selanjutnya memaksa bagi mengadakan pertemuan dengan pialang. Pada pertemuan tersebut, Kent mengungkapkan sepenuhnya kekesalannya, tetapi dengan casino sbobet Luthor menjawab dengan bahasa teknis yang susah dipahami walaupun intinya menjelaskan bahwa sisi pialang bukan akan sempat secara terencana merugikan account nasabah. Keuntungan pertemuan itu masih menyesalkan, lalu Kent meminta kepada Luthor untuk dibuatkan sebuah planning serta dikirimkan melampaui fax. Namun Keesokan harinya, Luthor menelpon untuk menjelaskan bahwa permintaan itu bukan dapat dipenuhi, karena industry selalu bergererak fluktuatif.

Semenjak kejadian itu, komunikasi dengan pialang menjadi semakin sulit. Kent hanya berkenaan dengan Lane untuk menumpahkan segala keluhan dan kekecewaannya. Lane jua terlihat kacau, dan berjanji untuk membantu menyelidiki setiap kejanggalan yang ada, tapi bukan dapat terselesaikan juga. Hingga akhirnya tanggal 21 Mei 2008, Kent mendapat hp dari Side of the road yang mengatakan bahwa account-nya sudah bukan dapat bergerak lagi, kemudian sekali lagi, jika ingin menyelamatkan modalnya, Kent harus menambah top-up sebesar US$20, 000...

News